
Oleh:
FIDYAWATI
SMA NEGERI 3 TANJUNG RAJA
KABUPATEN OGAN ILIR
2015
KATA
PENGANTAR
Pertama-tama saya ingin
mengucapkan puji dan syukur atas kehadiran Allah SWT karna berkat karunia
kesehatan dari-Nya saya dapat
menyelesaikan karya ilmiah yang berjudul “MACET ITU SALAH SIAPA?” dapat
diselesaikan. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang
telah membantu saya dalam membuat karya ilmiah ini.
Karna
tanpa bantuan siapapun saya tidak saya tidak dapat menyelesaikan karya ilmiah
ini. Tampa bantuan mereka saya tidak dapat menyempurnakan karya ilmiah ini
karna manusia adalah mahluk social yang membutuhkan bantuan orang lain, karna
manusia juga memiliki keterbatasan. Semoga karya ilmiah ini dapat diterima oleh
para pembaca, sehingga dapat menambah wawasan tentang keadaan lalu lintas dan
angkutan jalan dan dapat juga kesadaran betapa penting disiplin dalam berlalu
lintas.
Maka
dari itu saya akan menerima semua kritik dan saran dari para pembaca yang
Budiman agar sekiranya saya dapat memperbaiki karya ilmiah untuk selanjutnya
agar mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Amin
Tanjung
raja, Mei 2015
Penulis,
DAFTAR
ISI
Halaman
judul…………………………………………………………….………… i
Kata
pengantar……………………………………………………………………… ii
Daftar isi…………………………………………………………………………….
Iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar
belakang …………………………………………………………………. 1
1.2 Rumusan
masalah………………………………………………………………. 1
1.3 Tujuan…………………………………………………………………………... 1
1.4 Manfaat…………………………………………………………………………. 1
1.5
BAB II ISI
2.1
Pengertian kemacetan………………………………………………………….. 2
2.2 Penyebab kemacetan
…………………………………………………………… 2
2.3 Dampak kemacetan dikabupaten Ogan
Ilir…………………………………….. 2
2.4 Peran pemerintah dalam menangani
kemacetan……………………………….. 3
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan………………………………………………………………………
5
3.2 Saran……………………………………………………………………………..
5
DAFTAR PUSAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
belakang
Lalu
lintas adalah masalah penting terutama kemacetan. Karna lalu lintas adalah
sarana untuk bergerak dari satu tempat ketampat yang lain. Dan macet adalah
masalah sulit yang harus dipecahkan secara bersama. Kemacetan hal biasa terjadi
khususnya dikabupaten Ogan Ilir. Kemacetan biasa terjadi berjam-jam. Masalah
ini terjadi karna pertambahan jumlah kendaraan yang tidak seimbang dengan
pertumbuhan jalan.
1.2 Rumusan
masalah
Adapun rumusan masalah
dalam karya tulis ilmiah ini adalah sebagai berikut:
1. Apa
penyebab kemacetan
2. Apa
yang dimaksdu dengan kemacetan
3. Siapa
saja yang berperan mengatasi kemacetan
4. Apa
saja peran pemerintah dalam mengatasi kemacetan
5. Apa
solusi untuk mengatasi kemacetan
1.3 Tujuan
penelitian
Untuk
menciptakan kepedulian masyarakat didalam mematuhi aturan berlalu lintas untuk
mengurangi kemacetan dan untuk terjaganya kedisiplinan dalam berlalu lintas dijalan
raya serta peran masyarakat dan pemerintah dapat lebih mengutamakan keadaan
lalu lintas disekitar mereka.
1.4 Manfaat
Penyusun
berharap karya tulis ilmiah ini bermanfaat bagi siapa pun yang membacanya dan
agar pembaca dapat meningkatkan disiplin dalam berkendara dan agar orang tua
lebih memperhatikan anaknya dalam berkendara
BAB
II
ISI
2.1
Pengertian kemacetan
Kemacetan adalah
situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang
disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan
banyak terjadi di kota‐ kota besar,
terutamanya yang tidak mempunyai transportasi publik yang baik atau memadai
ataupun juga tidak seimbangnya kebutuhan jalan dengan kepadatan penduduk,
misalnya kabupaten Ogan Ilir.
2.2 Penyebab kemacetan di kabupaten Ogan
Ilir
Adapun
penyebab kemacetan yang sering terjadi di Kabupaten Ogan Ilir antara lain:
1. Bersamaan siswa pulang sekolah dengan
jam pulang kantor.
2. Kurangnya disiplin pengendara.
3. Kurang mengerti rambu lalu lintas di
jalan raya.
4. Kapasitas kendaraan yang meningkat.
5. Ruas jalan tidak sebanding dengan
kendaraan yang ada.
6. Parkir sembarangan.
2.3 Dampak kemacetan di kabupaten Ogan
Ilir
Dampak
kemacetan di kabupaten Ogan Ilir dapat mengakibatkan:
1. Kerugian waktu.
2. Lama menuggu yang menyebabkan
pengguna jalan menjadi stress.
3. Konsumsi bahan bakar meningkat
sehingga menyebabkan kehausan kendaraan lebih tinggi, karena waktu yang lebih
lama untuk jarak yang pendek.
4. Radiator tidak berfungsi dengan baik
dan penggunaan rem yang lebih tinggi.
5. Meningkatnya polusi udara, karena pada kecepatan
rendah konsumsi energi lebih tinggi dan mesin
tidak beroperasi dalam kondisi yang optimal.
2.4
Peran pemerintah dalam menangani kemacetan
Peran pemerintah dalam menanggulangi
kemacetan di Kabupaten Ogan Ilir sudah cukup baik dalam mengatur lalu lintas
dan membantu penyeberangan. Jika kemacetan di Kabupaten Ogan Ilir sulit
ditanggulangi oleh kepolisian, Dinas Perhubungan juga harus ikut campur dalam
kemacetan tersebut.
2.5 Solusi kemacetan di kabupaten Ogan
Ilir
Ada beberapa langkah
yang bisa dilakukan untuk memecahkan permasalahan kemacetan lalu lintas yang
harus dirumuskan dalam suatu rencana yang komprehensif yang biasanya meliputi
langkah‐langkah sebagai berikut:
1. Peningkatan kapasitas jalan menjadi salah
satu langkah yang penting dalam memecahkan kemacetan dengan meningkatkan
kapasitas jalan/prasarana seperti:
a. Memperlebar
jalan, menambah lajur lalu lintas sepanjang hal itu memungkinkan,
b. Mengubah
sirkulasi lalu lintas menjadi jalan satu arah,
c. Mengurangi
konflik dipersimpangan melalui pembatasan arus tertentu, biasanya yang paling
dominan membatasi arus belok kanan.
d. Meningkatkan
kapasitas persimpangan melalui lampu lalu lintas
e. Mengembangkan
inteligent transport sistem.
2. Keberpihakan kepada angkutan umum
Untuk meningkatkan daya dukung jaringan
jalan
adalah dengan mengoptimalkan kepada angkutan yang efisien dalam penggunaan
ruang jalan antara lain:
a. Pengembangan
jaringan pelayanan angkutan umum
b. Subsidi
langsung maupun tidak langsung melalui keringanan pajak kendaraan bermotor, bea
masuk kepada angkutan umum
c. Pembatasan
kendaraan pribadi langkah ini biasanya tidak populer tetapi bila kemacetan
semakin parah harus dilakukan manajemen tidak langsung yang lebih ekstrem
sebagai berikut:
1) Pembatasan
penggunaan kendaraan pribadi menuju suatu kawasan tertentu. Bentuk lain dengan
penerapan kebijakan parkir yang dapat dilakukan dengan penerapan tarip parkir
yang tinggi di kawasan yang akan dibatasi lalu lintasnya, ataupun pembatasan
penyediaan ruang parkir dikawasan yang akan dibatasi lalu lintasnya,
2) Pembatasan
pemilikan kendaraan pribadi melalui peningkatan biaya pemilikan kendaraan,
pajak bahan bakar, pajak kendaraan bermotor, bea masuk yang tinggi.
3) Pembatasan
lalu lintas tertentu memasuki kawasan atau jalan tertentu, seperti kawasan 3 in 1 atau contoh lain
pembatasan sepeda motor masuk jalan tol, pembatasan mobil pribadi masuk jalur
busway
BAB
III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Berdasarkan isi pembahasan masalah pada bab
sebelumnya, penyusun dapat menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
Salah satunya yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan
melebihi kapasitas jalan, penanganan masalah kemacetan cukup sulit untuk
dilakukan karena perlunya kerjasama antara pemerintah dengan warga masyarakat.
Solusi paling sederhana dengan melakukan cara misalnya : memperlebar jalan
raya, meningkatkan kesadaran akan kedisiplinan berlalu lintas, dan mengurangi
kendaraan pribadi dengan cara memanfaatkan kendaraan umum, penyebab kemacetan
di kabupaten Ogan Ilir karena kurangnya kedisiplinan pengendara, kurang
mengerti rambu lalu lintas yang ada di jalan raya, serta banyaknya angkutan
umum yang parkir di badan jalan menunggu siswa pulang dari sekolah.
3.2 SARAN
Saran dari karya ilmiah kami agar kemacetan
dapat diminimalisir adalah sebagai berikut : (1) Pengguna kendaraan harus
memiliki SIM, (2) Tidak memarkir kendaraan di badan jalan, (3) pengguna
kendaraan harus mematuhi peraturan lalu lintas, (4) menggunakan kendaraan umum
ketika bepergian, (5) pemerintah menyediakan kendaraan umum yang layak, (6) polisi
lalu lintas dan dinas perhubungan membantu mengatur lalu lintas, (7) pemerintah
melakukan pelebaran jalan maupun melakukan perbaikan jalan yang rusak
DAFTAR PUSTAKA
Jusri (2012).
Soslusi Kemacetan Lalu Lintas di Kota Besar. Di unduh dari: http://morimanjusri.wordpress.com/2012/07/03/solusi-kemacetan-lalu-lintas-di-kota-besar/. tanggal 1 Mei
2015.
Rifan (2010). Makalah Lalu Lintas. Di unduh dari: http://rifansstory.blogspot.com/2010/01/makalah-lalu-lintas.html. Tanggal 5 Mei 2015.
No comments:
Post a Comment