Friday, 5 February 2016

Contoh Karya Ilmia dibidang Lalu Lintas

MACET ITU
SALAH SIAPA?












Oleh:
FIDYAWATI




SMA NEGERI 3 TANJUNG RAJA
KABUPATEN OGAN ILIR
2015


KATA PENGANTAR


Pertama-tama saya ingin mengucapkan puji dan syukur atas kehadiran Allah SWT karna berkat karunia kesehatan dari-Nya  saya dapat menyelesaikan karya ilmiah yang berjudul “MACET ITU SALAH SIAPA?” dapat diselesaikan. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam membuat karya ilmiah ini.
            Karna tanpa bantuan siapapun saya tidak saya tidak dapat menyelesaikan karya ilmiah ini. Tampa bantuan mereka saya tidak dapat menyempurnakan karya ilmiah ini karna manusia adalah mahluk social yang membutuhkan bantuan orang lain, karna manusia juga memiliki keterbatasan. Semoga karya ilmiah ini dapat diterima oleh para pembaca, sehingga dapat menambah wawasan tentang keadaan lalu lintas dan angkutan jalan dan dapat juga kesadaran betapa penting disiplin dalam berlalu lintas.
            Maka dari itu saya akan menerima semua kritik dan saran dari para pembaca yang Budiman agar sekiranya saya dapat memperbaiki karya ilmiah untuk selanjutnya agar mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Amin


                                                                                         Tanjung raja, Mei 2015      
                                                                                         Penulis,







DAFTAR ISI


Halaman judul…………………………………………………………….…………   i
Kata pengantar………………………………………………………………………  ii
Daftar isi……………………………………………………………………………. Iii

BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar belakang ………………………………………………………………….  1
1.2  Rumusan masalah……………………………………………………………….  1
1.3  Tujuan…………………………………………………………………………...  1
1.4  Manfaat………………………………………………………………………….  1
1.5   
BAB II ISI
2.1  Pengertian kemacetan…………………………………………………………..  2
2.2 Penyebab kemacetan ……………………………………………………………  2
2.3 Dampak kemacetan dikabupaten Ogan Ilir……………………………………..  2
2.4 Peran pemerintah dalam menangani kemacetan………………………………..  3

BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan……………………………………………………………………… 5
3.2 Saran…………………………………………………………………………….. 5
DAFTAR PUSAKA









BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar belakang
Lalu lintas adalah masalah penting terutama kemacetan. Karna lalu lintas adalah sarana untuk bergerak dari satu tempat ketampat yang lain. Dan macet adalah masalah sulit yang harus dipecahkan secara bersama. Kemacetan hal biasa terjadi khususnya dikabupaten Ogan Ilir. Kemacetan biasa terjadi berjam-jam. Masalah ini terjadi karna pertambahan jumlah kendaraan yang tidak seimbang dengan pertumbuhan jalan.

1.2  Rumusan masalah
Adapun rumusan masalah dalam karya tulis ilmiah ini adalah sebagai berikut:
1.      Apa penyebab kemacetan
2.      Apa yang dimaksdu dengan kemacetan
3.      Siapa saja yang berperan mengatasi kemacetan
4.      Apa saja peran pemerintah dalam mengatasi kemacetan
5.      Apa solusi untuk mengatasi kemacetan

1.3  Tujuan penelitian
Untuk menciptakan kepedulian masyarakat didalam mematuhi aturan berlalu lintas untuk mengurangi kemacetan dan untuk terjaganya kedisiplinan dalam berlalu lintas dijalan raya serta peran masyarakat dan pemerintah dapat lebih mengutamakan keadaan lalu lintas disekitar mereka.


1.4 Manfaat
Penyusun berharap karya tulis ilmiah ini bermanfaat bagi siapa pun yang membacanya dan agar pembaca dapat meningkatkan disiplin dalam berkendara dan agar orang tua lebih memperhatikan anaknya dalam berkendara



BAB II
ISI


2.1  Pengertian kemacetan
Kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan banyak terjadi di kota kota besar, terutamanya yang tidak mempunyai transportasi publik yang baik atau memadai ataupun juga tidak seimbangnya kebutuhan jalan dengan kepadatan penduduk, misalnya kabupaten Ogan Ilir.

2.2 Penyebab kemacetan di kabupaten Ogan Ilir
            Adapun penyebab kemacetan yang sering terjadi di Kabupaten Ogan Ilir antara lain:
1. Bersamaan siswa pulang sekolah dengan jam pulang kantor.
2. Kurangnya disiplin pengendara.
3. Kurang mengerti rambu lalu lintas di jalan raya.
4. Kapasitas kendaraan yang meningkat.
5. Ruas jalan tidak sebanding dengan kendaraan yang ada.
6. Parkir sembarangan.

2.3 Dampak kemacetan di kabupaten Ogan Ilir
            Dampak kemacetan di kabupaten Ogan Ilir dapat mengakibatkan:
1. Kerugian waktu.
2. Lama menuggu yang menyebabkan pengguna jalan menjadi stress.
3. Konsumsi bahan bakar meningkat sehingga menyebabkan kehausan kendaraan lebih tinggi, karena waktu yang lebih lama untuk jarak yang pendek.
4. Radiator tidak berfungsi dengan baik dan penggunaan rem yang lebih tinggi.
5. Meningkatnya polusi udara, karena pada kecepatan rendah konsumsi energi lebih tinggi dan  mesin tidak beroperasi dalam kondisi yang optimal.

2.4 Peran pemerintah dalam menangani kemacetan
Peran pemerintah dalam menanggulangi kemacetan di Kabupaten Ogan Ilir sudah cukup baik dalam mengatur lalu lintas dan membantu penyeberangan. Jika kemacetan di Kabupaten Ogan Ilir sulit ditanggulangi oleh kepolisian, Dinas Perhubungan juga harus ikut campur dalam kemacetan tersebut.

2.5 Solusi kemacetan di kabupaten Ogan Ilir
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memecahkan permasalahan kemacetan lalu lintas yang harus dirumuskan dalam suatu rencana yang komprehensif yang biasanya meliputi langkahlangkah sebagai berikut:
1. Peningkatan kapasitas jalan menjadi salah satu langkah yang penting dalam memecahkan kemacetan dengan meningkatkan kapasitas jalan/prasarana seperti:
a.       Memperlebar jalan, menambah lajur lalu lintas sepanjang hal itu memungkinkan,
b.      Mengubah sirkulasi lalu lintas menjadi jalan satu arah,
c.       Mengurangi konflik dipersimpangan melalui pembatasan arus tertentu, biasanya yang paling dominan membatasi arus belok kanan.
d.      Meningkatkan kapasitas persimpangan melalui lampu lalu lintas
e.       Mengembangkan inteligent transport sistem.
2. Keberpihakan kepada angkutan umum Untuk meningkatkan daya dukung jaringan
jalan adalah dengan mengoptimalkan kepada angkutan yang efisien dalam penggunaan ruang jalan antara lain:
a.       Pengembangan jaringan pelayanan angkutan umum
b.      Subsidi langsung maupun tidak langsung melalui keringanan pajak kendaraan bermotor, bea masuk kepada angkutan umum
c.       Pembatasan kendaraan pribadi langkah ini biasanya tidak populer tetapi bila kemacetan semakin parah harus dilakukan manajemen tidak langsung yang lebih ekstrem sebagai berikut:
1)      Pembatasan penggunaan kendaraan pribadi menuju suatu kawasan tertentu. Bentuk lain dengan penerapan kebijakan parkir yang dapat dilakukan dengan penerapan tarip parkir yang tinggi di kawasan yang akan dibatasi lalu lintasnya, ataupun pembatasan penyediaan ruang parkir dikawasan yang akan dibatasi lalu lintasnya,
2)      Pembatasan pemilikan kendaraan pribadi melalui peningkatan biaya pemilikan kendaraan, pajak bahan bakar, pajak kendaraan bermotor, bea masuk yang tinggi.
3)      Pembatasan lalu lintas tertentu memasuki kawasan atau jalan tertentu,  seperti kawasan 3 in 1 atau contoh lain pembatasan sepeda motor masuk jalan tol, pembatasan mobil pribadi masuk jalur busway

                                                           



BAB III
PENUTUP


3.1 KESIMPULAN

Berdasarkan isi pembahasan masalah pada bab sebelumnya, penyusun dapat menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
Salah satunya yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan, penanganan masalah kemacetan cukup sulit untuk dilakukan karena perlunya kerjasama antara pemerintah dengan warga masyarakat. Solusi paling sederhana dengan melakukan cara misalnya : memperlebar jalan raya, meningkatkan kesadaran akan kedisiplinan berlalu lintas, dan mengurangi kendaraan pribadi dengan cara memanfaatkan kendaraan umum, penyebab kemacetan di kabupaten Ogan Ilir karena kurangnya kedisiplinan pengendara, kurang mengerti rambu lalu lintas yang ada di jalan raya, serta banyaknya angkutan umum yang parkir di badan jalan menunggu siswa pulang dari sekolah.

3.2 SARAN
Saran dari karya ilmiah kami agar kemacetan dapat diminimalisir adalah sebagai berikut : (1) Pengguna kendaraan harus memiliki SIM, (2) Tidak memarkir kendaraan di badan jalan, (3) pengguna kendaraan harus mematuhi peraturan lalu lintas, (4) menggunakan kendaraan umum ketika bepergian, (5) pemerintah menyediakan kendaraan umum yang layak, (6) polisi lalu lintas dan dinas perhubungan membantu mengatur lalu lintas, (7) pemerintah melakukan pelebaran jalan maupun melakukan perbaikan jalan yang rusak



DAFTAR PUSTAKA


Jusri     (2012). Soslusi Kemacetan Lalu Lintas di Kota Besar. Di unduh dari: http://morimanjusri.wordpress.com/2012/07/03/solusi-kemacetan-lalu-lintas-di-kota-besar/. tanggal 1 Mei 2015.

Rifan (2010). Makalah Lalu Lintas. Di unduh dari: http://rifansstory.blogspot.com/2010/01/makalah-lalu-lintas.html. Tanggal 5 Mei 2015.




No comments:

Post a Comment